Program Studi

S2 Teologi

Program pascasarjana yang berfokus pada pendalaman refleksi teologis kritis dan kontekstual untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pastoral serta analisis isu-isu global dalam pelayanan.

Mengenal S2 Teologi

Program Studi Magister Teologi merupakan jenjang pendidikan akademik strata dua (S2) yang bertujuan mengembangkan kajian teologi Kristen secara mendalam, kritis, kontekstual, dan relevan dengan dinamika kehidupan gereja dan masyarakat. Program studi ini dirancang untuk memperlengkapi peserta didik dengan kemampuan analisis teologis yang komprehensif, keterampilan riset ilmiah, serta kepekaan pastoral dan sosial dalam menghadapi tantangan zaman.

Secara umum, Program Studi Magister Teologi menekankan integrasi antara iman, ilmu, dan praksis. Kajian teologi tidak hanya dipahami sebagai disiplin normatif-doktrinal, tetapi juga sebagai refleksi iman yang dialogis dengan konteks sosial, budaya, politik, ekonomi, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, proses pembelajaran diarahkan pada penguatan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan konstruktif terhadap teks Alkitab, tradisi gereja, serta realitas kontemporer.

Bidang kajian dalam Program Studi Magister Teologi mencakup antara lain teologi biblika, teologi sistematika, teologi historis, teologi praktika, etika Kristen, teologi kontekstual, dan kajian lintas disiplin yang relevan. Pendekatan pembelajaran dilakukan melalui perkuliahan, diskusi seminar, studi kasus, penelitian mandiri, serta penulisan karya ilmiah (tesis). Dengan demikian, mahasiswa didorong untuk menjadi subjek aktif dalam proses akademik, bukan sekadar penerima pengetahuan.

Program studi ini ditujukan bagi lulusan sarjana teologi maupun bidang terkait yang memiliki panggilan dan minat untuk memperdalam teologi secara akademis dan aplikatif, baik untuk pelayanan gerejawi, pendidikan tinggi, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks Indonesia yang majemuk, Magister Teologi juga diarahkan untuk membentuk teolog yang mampu berdialog secara konstruktif dengan realitas pluralisme agama dan budaya.

Pendidikan pada jenjang Magister Teologi (S2) ini ditempuh selama 2 tahun masa studi atau setara dengan 4 semester. Dalam kurun waktu tersebut, mahasiswa mengikuti rangkaian mata kuliah lanjutan, seminar akademik, serta proses penelitian yang mendalam hingga penyusunan dan ujian tesis. Seluruh tahapan ini dirancang untuk memastikan bahwa lulusan tidak hanya memiliki gelar akademik Magister Teologi (M.Th.), tetapi juga memiliki kedewasaan spiritual, ketajaman intelektual, dan kesiapan praktis untuk melayani serta berkarya secara profesional dan bertanggung jawab di tengah gereja dan masyarakat.

Our Vision

Menjadi Program Studi S2 Teologi yang unggul, terintegrasi, dan bereputasi nasional dalam pengembangan ilmu teologi yang berlandaskan iman Kristiani serta responsif terhadap dinamika gereja dan masyarakat pada tahun 2027.

Our Mission

  1. Menyelenggarakan pendidikan magister teologi yang unggul, terintegrasi, dan berlandaskan iman Kristiani.
  2. Mengembangkan ilmu teologi melalui penelitian yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan gereja dan masyarakat.
  3. Menerapkan keilmuan teologi dalam pengabdian kepada masyarakat secara kontekstual dan berkelanjutan.
  4. Mengintegrasikan iman, ilmu, dan teknologi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
  5. Mengembangkan jejaring dan kerja sama nasional untuk meningkatkan mutu dan reputasi program studi

Akreditasi

Dalam rangka menyelenggarakan pendidikan yang akademis dan berkualitas. Program Studi S2 Teologi Institut Renatus telah resmi terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK nomor 11635/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/M/X/2021 Hal ini menjamin bahwa kurikulum, fasilitas, dan tenaga pengajar kami telah memenuhi standar mutu pendidikan nasional yang ditetapkan oleh pemerintah.

Mengapa Memilih S2 Teologi

Lulusan dengan Kompetensi Akademik Teologi Tingkat Lanjut

Memiliki penguasaan teologi yang mendalam, sistematis, dan mampu mengembangkan pemikiran teologis yang kontekstual dan relevan.

Peneliti Teologi yang Kritis dan Mandiri

Mampu melakukan penelitian teologi secara ilmiah dengan metodologi yang tepat, menghasilkan tesis berkualitas, serta publikasi akademik lainnya.

Tenaga Pendidik dan Akademisi

Dipersiapkan sebagai dosen, guru teologi, atau fasilitator pendidikan Kristen dengan kompetensi pedagogis dan wawasan teologis yang luas.

Pemimpin dan Pelayan Gereja yang Reflektif

Memiliki kemampuan kepemimpinan teologis reflektif dan transformatif, mampu merumuskan kebijakan pastoral dan khotbah yang berbobot.

Agen Transformasi Sosial

Memiliki kepekaan sosial dan etis. Mampu menerapkan nilai-nilai teologi Kristen untuk membangun keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bersama di masyarakat plural.

Kurikulum Terakreditasi

Kurikulum disusun berdasarkan standar nasional dan kebijakan akreditasi, menggunakan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL).

Lulusan dengan Kompetensi Akademik Teologi Tingkat Lanjut

Memiliki penguasaan teologi yang mendalam, sistematis, dan mampu mengembangkan pemikiran teologis yang kontekstual dan relevan.

Peneliti Teologi yang Kritis dan Mandiri

Mampu melakukan penelitian teologi secara ilmiah dengan metodologi yang tepat, menghasilkan tesis berkualitas, serta publikasi akademik lainnya.

Tenaga Pendidik dan Akademisi

Dipersiapkan sebagai dosen, guru teologi, atau fasilitator pendidikan Kristen dengan kompetensi pedagogis dan wawasan teologis yang luas.

Pemimpin dan Pelayan Gereja yang Reflektif

Memiliki kemampuan kepemimpinan teologis reflektif dan transformatif, mampu merumuskan kebijakan pastoral dan khotbah yang berbobot.

Agen Transformasi Sosial

Memiliki kepekaan sosial dan etis. Mampu menerapkan nilai-nilai teologi Kristen untuk membangun keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bersama di masyarakat plural.

Kurikulum Terakreditasi

Kurikulum disusun berdasarkan standar nasional dan kebijakan akreditasi, menggunakan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL).

Kesiapan Pelayanan Global Lulusan Magister Teologi

Dipersiapkan untuk kesiapan pelayanan global yang responsif terhadap dinamika gereja dan masyarakat dunia melalui pembelajaran kontekstual, lintas budaya, dan interdisipliner.

Mata Kuliah Unggulan S2 Teologi

Teologi Kontekstual dan Global

Analisis refleksi teologis dalam realitas pluralisme dan globalisasi melalui dialog antariman serta isu keadilan untuk pelayanan yang relevan di berbagai konteks budaya.

Metodologi Penelitian Teologi Lanjutan

Penguasaan metode penelitian kualitatif dan tekstual secara kritis untuk menyusun desain riset yang valid sebagai landasan penulisan tesis dan publikasi ilmiah.

Kepemimpinan Pastoral dan Transformasi Sosial

Integrasi teologi kepemimpinan dengan praktik pelayanan pastoral yang transformatif untuk membentuk pemimpin yang reflektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.